TUGAS
1. TIPS MEMBUAT PROYEKTOR PONSEL DARI KARDUS BEKAS
Bahan
– bahan
Pertama siapkan
bahan-bahannya terlebih dahulu yaitu ponsel, kertas karton, penggaris, lem,
cutter, kaca pembesar, selotip dan kardus bekas sepatu.
Pengerjaan
1. Potong
gagang kaca pembesar sehingga hanya tersisa di bagian bulatan. Akan lebih baik
jika anda sudah memiliki kaca pembesar tanpa gagang.
2. Ambil
kardus bekas sepatu, kemudian buatlah bulatan di salah satu ujungnya, sesuaikan
dengan ukuran bulatan kaca pembesar.
3. Langkah
selanjutnya, tempelkan kaca pembesar di bagian dalam kardus tepat pada lubang
yang baru saja dibuat. Lalu rekatkan menggunakan lem.
4. Buat
pula bulatan pada bagian tutup kardus bekas, sehingga ketika ditutup maka tidak
akan menghalangi kaca pembesar.
5. Langkah
selanjutnya membuat dudukan ponsel. Bisa menggunakan apa saja, semisal kardus
bekas yang penting bisa menahan ponsel. Potong lalu sesuaikan dengan ukuran
lebar kardus.
6.
Gunakan double tip untuk menempelkan
bodi smartphone ke dudukan.
Menyesuaikan Fokus Proyektor
Geser dudukan ponsel mendekati maupun menjauhi kaca
pembesar untuk mendapatkan gambar terbaik, atau gambar paling fokus. Kemudian
tutup kembali kardus dan anda pun bisa menikmati film di dinding dengan layar
lebih besar. Selamat mencoba !!
Sumber
: Tribun (http://www.intisari9.com/2016/04/yuk-bikin-proyektor-ponsel-dari-kardus.html?utm_source=facebook.com&utm_medium=social&utm_campaign=Postcron.com&m=1)
TUGAS
2. ARTIKEL DAUR ULANG ROTI TAWAR
Dalam kehidupan sehari – hari, kita tidak
pernah jauh dari sampah. Setiap kegiatan yang dilakukan manusia akan
menghasilkan sampah. Di kota-kota besar baik negara maju maupun berkembang,
sampah selalu menjadi masalah. Dari hari ke hari sampah itu telah menumpuk dan
terjadilah bukit sampah seperti yang sering kita lihat.
Sampah yang menumpuk, sudah tentu akan
mengganggu penduduk di sekitarnya. Selain baunya yang tidak sedap, sampah
sering dihinggapi lalat sehingga dapat mendatangkan wabah penyakit. Walaupun
terbukti sampah itu dapat merugikan, tetapi ada sisi manfaatnya seperti sampah
yang dapat diubah menjadi barang yang bermanfaat. Kemanfaatan sampah ini tidak
terlepas dari penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menanganinya.
A. PENGERTIAN SAMPAH ORGANIK DAN DAUR ULANG
A. PENGERTIAN SAMPAH ORGANIK DAN DAUR ULANG
Sampah organik adalah barang yang dianggap sudah tidak terpakai yang
kemudian dibuang oleh pemakai sebelumnya, tetapi masih bisa dipakai jika
dikelola dengan prosedur yang benar. Sampah
organik terdiri atas bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan nan diambil dari
alam atau nan didapat dari hasil pertanian, perikanan dan sebagainya. Contohnya
antara lain daun-daun, residu makanan, kulit buah, dan lain-lain.
Daur ulang sampah adalah proses mengubah barang-barang yang sudah tidak
terpakai menjadi barang baru yang lebih memiliki kegunaan dan nilai tinggi.
Tujuan dari daur ulang sampah adalah selain mengurangi jumlah sampah, juga digunakan
untuk mengurangi penggunaan energy dan timbulnya polusi serta menghindari
kerusakan lingkungan dan menjaga ekuilibrium ekosistem.
B.
DAUR
ULANG SAMPAH DAN PRINSIP KERJANYA
Daur ulang sampah
meliputi kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian, dan
pembuatan produk atau bahan bekas pakai. Berikut terdapat beberapa hal kreatif
dan efektif dalam melakukan daur ulang sampah, yakni dengan cara menerapkan prinsip
3R yaitu
1.
Reduce (Mengurangi)
Dalam hal ini dapat
dilakukan dengan mengurangi konsumsi barang yang dirasa tidak perlu. Misalnya,
membawa tas belanja sendiri buat mengurangi jumlah sampah plastik nan digunakan
untuk membungkus barang belanja. Kemudian saat ada barang yang mnyediakan isi
ulang, maka sebaiknya membeli kemasan isi ulang daripada membeli kemasan setiap
kali habis. Begitu juga saat membeli barang, ada baiknya membeli dalam bentuk
paket besar daripada membeli paket kecil-kecil karena dapat menimbulkan jumlah
sampah lebih banyak.
2.
Reuse (Memakai
lagi)
Menggunakan residu
sampah yang masih dapat dimanfaatkan dengan memakai kembali ataupun mengalihfungsikan
barang-barang yang sudah tak bisa digunakan kembali dapat memperpanjang masa
pakai barang sebelum akhirnya barang tersebut benar-benar tak bisa difungsikan
kembali. Dalam hal ini ada beberapa cara nan dapat dilakukan, yaitu:
1.
Memanfaatkan botol-botol bekas buat wadah.
2.
Tidak langsung membuang kantong plastik bekas kemasan belanja,
melainkan memanfaatkannya buat pembungkus.
3.
Memanfaatkan baju bekas atau kain-kain perca buat kerajinan
tangan atau lap pembersih.
3.
Recycle (Mendaur
ulang)
Recycle merupakan
proses mendaur ulang sampah menjadi barang-barang baru yang berguna. Prinsip
daur ulang
sampah ini ialah mengubah sampah organik dan anorganik menjadi sesuatu nan
dapat bermanfaat.
Contoh:
1.
Kertas dan kardus bekas bisa diproses menjadi bubur kertas nan
kemudian dicetak menjadi kertas nan baru.
2.
Cangkang hewan bahari bisa disulap menjadi berbagai macam hiasan
cantik nan memiliki nilai ekonomis.
3.
Batang padi nan setelah dipanen bisa diolah menjadi bahan
standar kuas cat, sapu, dan kertas buram.
4.
Pecahan kaca bisa didaur ulang menjadi produk kaca nan baru
apabila dicampur dengan pasir, batu kapur, dan soda.
C.
DAUR
ULANG ROTI TAWAR MENJADI KARYA SENI LUKIS “NENDO”
Roti tawar, siapa yang tak kenal dengan makanan
ini. Hampir di setiap rumah terutama di kota - kota besar menjadikan roti tawar
sebagai salah satu alternatif makanan yang dihidangkan di atas meja makan,
terutama saat sarapan pagi. Selain rasanya yang enak, roti tawar pun bisa
dikombinasikan dengan apapun, baik manis (selai strawbery, coklat, kacang,
mesis, dll) maupun asin (telur dadar, daging asap, keju, saus, dll), semuanya
pasti menggugah selera. Tapi apakah anda atau keluarga anda termasuk yang tidak
menyukai bagian pinggiran dari roti tawar, lebih suka menyobeknya lalu kemudian
membuangnya dan hanya memakan bagian yang putih saja? Jika iya, coba
diperhatikan sejenak.
Limbah remahan roti tawar, bahkan roti tawar yang
sudah busuk dan berjamur rupanya bisa jadi karya seni cantik dan bernilai
jutaan rupiah bahkan ada yang mencapai puluhan juta rupiah. Nendo namanya.
Nendo adalah seni melukis dari jepang dengan memanfaatkan limbah roti tawar.
Limbah yang dimaksud adalah sisa remahan roti tawar atau roti tawar yang sudah
busuk, berjamur dan atau mengeras.
Untuk membuat adonan roti tawar menjadi mudah
dibentuk seperti tanah liat, bahan yang diperlukan yaitu :
1.
Lotion
pelembab,
2.
lem kertas
putih
3. roti tawar, dengan perbandingan jumlah yang sama
banyak.
Cara Pengerjaan :
1.
Sobek
- sobek roti tawar menjadi bentuk remahan kecil, kemudian campurkan remahan
roti tawar dengan lotion pelembab dan lem kertas. Tapi untuk mencampurkannya
tidak dapat sekaligus. Remahan roti pertama dicampurkan dengan lotion pelebab,
lalu uleni hingga rata.
2.
Tuang lem
putih sambil terus diuleni hingga kalis (tidak lengket). Setelah itu dapat
menggunakan cat minyak untuk pewarnaan. Tapi penggunaan cat minyak cukup
sedikit saja, karena dengan setetes saja sudah dapat memberi warna yang pekat
pada adonan nendo. Karena penggunaan lem putih pada adonan nendo, membuat
adonan nendo menjadi cepat kering. Jadi jika tidak sedang dipakai, sebaiknya
adonan nendo ditutup dengan plastik.
3.
Bentuk dan
kreasikan adonan nendo sesuai dengan keinginanmu. Bisa berbentuk bunga, buah
atau apa saja sesuai dengan kreativitas anda.
4. Tahap akhir adalah memberi warna finishing, untuk
memberi efek yang lebih hidup pada karya yang telah dibuat. Misalnya dengan
efek gradasi atau bayangan. Lalu lapisi permukaan karya yang telah dibuat
dengan lem putih.
Dilihat
dari segi bahan, tentunya jauh lebih ekonomis bila dibandingkan dengan
menggunakan clay, yang harganya berkisar puluhan hingga ratusan ribu rupiah per
genggamnya. Tetapi dengan limbah roti tawar, tidak memerlukan biaya yang mahal
tentunya. Dan keunikan lain dari nendo ini selain masih beraroma roti tawar,
dapat bertahan hingga puluhan tahun tanpa perlu khawatir berjamur atau dimakan
semut.
Jadi, masih berniat membuang sisa remahan roti tawar anda??? JJJ
Jadi, masih berniat membuang sisa remahan roti tawar anda??? JJJ

