" BLUE
PRINT PEMBANGUNAN NASIONAL INDONESIA 2045 "NEGARA KESEJAHTERAAN"
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Oleh : Dewi Murtikasari Dosen : Sri Waluyo
NPM : 12213294
Kelas : 2EA33

FAKULTAS
EKONOMI MANAJEMEN
UNIVERSITAS
GUNADARMA
TAHUN
2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana berkat rahmat dan
hidayah-Nya saya dapat
menyelesaikan tulisan dengan TEMA yaitu POLITIK DAN
STRATEGI NASIONAL INDONESIA dan dengan JUDUL ” BLUEPRINT PEMBANGUNAN
NASIONAL INDONESIA 2045 “NEGARA KESEJAHTERAAN” yang saya susun guna memenuhi
nilai Tugas Softskill pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Jurusan
Manajemen Universitas Gunadarma. Tidak lupa, saya ucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan makalah ini terutama kepada :
-Bp.
Sri Waluyo selaku Dosen Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
-Orang
tua saya yang telah memberi motivasi , dorongan dan semangat sehingga penulisan
ini dapat terealisasikan dengan baik.
Saya menyadari
dalam makalah ini masih banyak kekurangan baik dalam isi maupun penyajiannya. Oleh karena
itu, saya sangat
mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca bagi penyempurnaan penulisan ini. Harapan saya semoga makalah
ini bermanfaat dan menjadikan sumber pengetahuan bagi para pembaca.
Bekasi, Mei 2015
Dewi
Murtikasari
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ................................................................................................ i
DAFTAR
ISI .............................................................................................................. ii
BAB
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang......................................................................... 1
1.2
Rumusan Masalah.................................................................... 1
BAB 2 PEMBAHASAN
2.1 Catur
Sukses Pembangunan Nasional...................................... 3
2.2 Pokok-Pokok Strategi Dalam Blue Print
Pembangunan
Nasional Indonesia 2045 ......................................................... 3
2.3 Tahapan Pembangunan Menurut Blue Print
Pembangunan
Nasional Indonesia 2045.......................................................... 3
2.4 Priorotas Yang Ditetapkan Untuk Menuju Negara
Kesejahteraan 2045.................................................................. 5
2.5 Kapan Bangsa Indonesia Menjadikan Inovasi
Yang
Berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Menjadi
Penggerak
Utama Pertumbuhan Ekonomi ?............................. 5
BAB 3 KESIMPULAN
……………………………………………………… 6
BAB 4
DAFTARPUSTAKA……………….................................................... 7
BAB
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Salah
satu persoalan yang menghambat kemajuan bangsa ini adalah tidak adanya
grand design atau blue print perencanaan jangka panjang atas pembangunan yang
bersifat strategis dan visioner. Akibatnya, pembangunan nasional berjalan tanpa
roh dan panduan yang jelas, serta cenderung pragmatis dan berorientasi jangka
pendek.
Kita semua tahu, di Era Reformasi
sistem politik ketatanegaraan kita berubah secara mendasar. Salah satunya
dihapusnya kewenangan MPR untuk menetapkan Garis-Garis Besar Haluan
Negara (GBHN). Dengan tidak adanya GBHN ini maka pelaksanaan pembangunan
nasional hanya didasarkan pada visi dan misi Presiden terpilih. Ini yang
kemudian dijadikan dasar bagi penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP), Rencana
Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang
(RPJP) dalam suatu undang-undang.
Tentu saja itu semua daya ikat
dan kekuatan hukumnya tidak sama dengan dasar hukum penetapan GBHN.
Konsekuensinya, berganti pemimpin berganti pula kebijakannya, sehingga aspek
kontinuitas pembangunan terabaikan. Lebih dari itu, pembangunan nasional
kehilangan sisi visionernya, bahkan cenderung direduksi sekadar sebagai alat
untuk melegitimasi kepentingan politik jangka pendek.
Pembangunan nasional juga seakan
hanya menjadi urusan dan tanggung jawab pemerintah dan elite kekuasaan dan
dunia bisnis semata. Rakyat dan berbagai potensi masyarakat hanya sebagai objek
atau sebagai penonton, jauh dari berpartisipasi apalagi menjadi subjek dan
pelaku pembangunan nasional.
Karena itu tanpa bermaksud
mengglorifikasikan masa lalu, dan tidak juga untuk kembali ke sistem
pembangunan Orde Baru yang telah kita perbaharui dan koreksi, saat ini kita
memerlukan Blue Print Pembangunan Nasional seperti GBHN yang memuat dasar,
strategi, tujuan dan pelaksanaan pembangunan nasional secara menyeluruh,
terpadu, sistematis, bertahap, berkesinambungan, serta menjadi pedoman dan
panduan bagi seluruh penyelenggara negara dalam mewujudkan cita-cita dan
tujuan nasional.
Merespon hal tersebut, disusun Blue
Print Pembangunan Nasional yang diberi nama: “Visi 2045: Negara Kesejahteraan”.
Ini adalah visi pembangunan jangka panjang pada tahun 2045, bertepatan dengan
100 tahun kemerdekaan Indonesia, negeri ini menjadi Negara Kesejahteraan,
yang Bersatu, Maju, Mandiri, Adil, dan Sejahtera
1.2 Rumusan Masalah
Dalam
penyusunan makalah ini, saya merumuskan
beberapa masalah yang berhubungan dengan pembahasan antara lain:
1.
Catur Sukses
Pembangunan Nasional
2.
Pokok – pokok
Strategi Dalam Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045
3.
Tahapan Pembangunan Menurut Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045
4.
Prioritas yang Ditetapkan Untuk menuju Negara
Kesejahteraan 2045
5. Kapan Bangsa Indonesia menjadikan
inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi penggerak utama
pertumbuhan ekonomi ?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Catur Sukses
Pembangunan Nasional
Secara umum, Visi 2045
menekankan prioritas pembangunan pada sektor: Reformasi Birokrasi,
Pendidikan, Kesehatan, Industri, Pertanian, Kelautan, Infrastruktur, UMKM dan
Koperasi. Keseluruhan prioritas ini dilaksanakan secara simultan dan
terintegrasi melalui Catur Sukses Pembangunan Nasional, yakni :
Pertumbuhan, Pemerataan, Stabilitas dan Nasionalisme Baru.
- Pertumbuhan yang
berkualitas bukanlah pertumbuhan yang dihasilkan oleh strategi yang growth
oriented dan berbasis paham market fundamentalism karenanya untuk mengejar
keuntungan sebesar-besarnya.
- Pemerataan adalah
perspektif yang diorientasikan untuk mengatasi segala bentuk kesenjangan dengan
mengembangkan mekanisme dan strategi yang menjamin pemerataan antarwilayah,
antar daerah, antarsektor, antarkota dan desa, maupun antarpusat dan daerah.
- Stabilitas adalah
perspektif pembangunan nasional yang berorientasi pada terciptanya sistem
politik nasional yang efektif, demokratis, stabil, berlandaskan hukum dan
penghormatan terhadap hak asasi manusia.
- Nasionalisme baru, dapat
diterjemahkan sebagai perspektif pembangunan nasional yang berorientasi pada
reinterpretasi dan reaktualisasi nilai-nilai nasionalisme Indonesia. Tujuannya
untuk menjawab dinamika tantangan dan perubahan geopolitik, geoekonomi dan geostrategis
baik secara nasional maupun internasional.
2.2 Pokok – pokok
Strategi Dalam Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045
Pokok-pokok
strategi yang dikembangkan dalam Visi 2045 antara lain: (1) membangun Indonesia
dari desa; (2) Penguatan peranan Negara; (3) pertumbuhan ekonomi yang
berkualitas; (4) pemerataan pendapatan di antara masyarakat; (5) pemerataan
pembangunan antar daerah, antar wilayah; (6) pendidikan dan kesehatan yang
berkualitas; (7) penguatan komunitas dalam kerangka program pemberdayaan (8)
pembangunan berkelanjutan yang berbasis blue-economy dan green- ecocomy; (9)
penegakkan hukum dan HAM (10) pengembangan industri berbasis Iptek dan Inovasi
berdaya saing tinggi (11) revitalisasi pertanian pangan dan niaga.
2.3
Tahapan
Pembangunan menurut Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045
Pembangunan menurut Visi 2045, ada tahapannya yang dirancang
sebagai berikut:
a.
Dasawarsa Pertama, 2015-2025
: Menetapkan Fondasi Menuju Negara Maju.
Skenario Pembangunan
Nasional pada Dasawarsa ini untuk membangun fondasi yang kokoh bagi proses
transisi Indonesia menjadi Negara Maju dengan uraian sbb:
Pertama, pertumbuhan ekonomi yang tinggi,
pemerataan pembangunan dan pendapatan, serta pengurangan pengangguran dan
kemiskinan. Kedua, kebijakan fiskal yang
akomodatif. Ketiga, pembangunan infrastruktur yang andal. Pembangunan
infrastruktur harus dipercepat untuk memfasiltasi pertumbuhan ekonomi yang
tinggi. Pembangunan jalan sangat mendesak untuk memfasilitasi transportasi
barang dari tempat produksi ke pasar.Keempat,
revitalisasi industri manufaktur dengan target, di antaranya, pengembangan
kebijakan yang terfokus dan sistematis dalam meningkatkan industri logam dasar
dan industri kimia, pengembangan industri makanan dan minuman secara
terintegrasi, menjadikan Indonesia sebagai pusat industri otomotif di Asia Tenggar,
revitalisasi dan pengembangan industri kayi, produk kayu dan rotan, serta
pertumbuhan industri manufaktur ditargetkan 9-11 persen per tahunKelima, revitalisasi industri pertanian, kehutanan
dan perikanan. Keenam, mineral, sumber daya
alam, dan energi.Ketujuh, perdagangan yang
kompetitif di dalam dan luar negeri. Kedelapan,
sektor keuangan yang mendukung sektor riil. Kesembilan,
meningkatkan kemampuan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dan inovasi.
b.
Dasawarsa Kedua, 2025-2035:
Mempercepat Pembangunan di Segala Bidang Memasuki Negara Maju. Skenario dan
target-target yang ingin dicapai pada periode ini, di antaranya: (1)
pertumbuhan ekonomi ditargetkan rata-rata 10-11 persen per tahun, (2)
pendapatan per kapita pada tahun 2035 ditargetkan sebesar US$21.000-23.000, (3)
investasi penelitian dan pengembangan ditingkatkan menjadi 2 persen dari PDB,
(4) angka indeks pembangunan manusia (IPM) ditargetkan 0,86, (5) defisit
anggaran pemerintah tidak melebihi 2 persen dari PDB, tingkat inflasi 2-3
persen, utang pemerintah terhadap PDB pada kisaran 18 persen, (5) bahan mentah
pertanian dan pertambangan telah dapat dikelola dalam negeri. Rata-rata
penguasaan lahan garapan pertanian ditargetkan mencapai 3 hektare per kepala
keluarga, (6) jaminan sosial yang bertumpu pada sistem kerja sama pemerintah,
swasta dan keluarga sudah harus mampu memberikan jaminan yang memadai pada
mereka yang tidak bekerja dan masa pensiun pada kondisi usia harapan hidup
rata-rata mencapai 78 tahun
c.
Dasawarsa Ketiga, 2035-2045
: “Memantapkan Indonesia sebagai Negara Maju. Pada masa ini, Indonesia sebagai
negara maju melalukan konsolidasi untuk mempertahankan statusnya. Skenario dan
targetnya, di antaranya: (1) pertumbuhan ekonomi melambat pada tingkat 6-7
persen, (2) target PDB per kapita pada tahun 2045 adalah US$41.000, (3)
perekonomian semakin ditopang oleh inovasi dan produktivitas yang tinggi,
dengan sumbangan TFP dalam pertumbuhan mencapai 70 persen, (3) investasi untuk
penelitian dan pengembangan ditingkatkan menjadi 3 persen dari PDB, (4) angka
indeks pembangunan manusia ditargetkan 0,91, (5) kesejahteraan masyarakat
menjadi sangat tinggi dengan tingkat ketimpangan pendapatan yang rendah, (6)
rata-rata penguasaan lahan garapan mencapai 5 hektare per kepala keluarga, (7)
pendaftaran pada pendidikan tinggi telah mencapai 45 persen. Rasio antara
mahasiswa sains dan teknik dengan sosial adalah 65 berbanding 35. Jumlah
saintis dan ahli teknik memadai bagi perkembangan inovasi yang menjadi andalan
bagi perkembangan ekonomi, dan lain-lain.
2.4 Prioritas yang ditetapkan untuk menuju Negara Kesejahteraan
2045
1.
Reformasi birokrasi melalui pengembangan kompetensi teknis,
kompentensi etika, dan kompetensi kepemimpinan aparat birokrasi.
2.
Pendidikan dan kesehatan lewat peningkatan aksesibilitas
masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.
3.
Di bidang industry yaitu dengan pengembangan industri
manufaktur, industri pangan, kesehatan, penerbangan, transportasi, perikanan,
pertanian, perkebunan, dan industri strategis lainnya
4.
Dilakukan perbaikan sistem pengolahan, penguasaan teknologi
pertanian lewat peningkatan pendidikan dan keterampilan di sektor pertanian.
5.
Dibidang kelautan, dengan maksud mewujudkan ketahanan pangan
nasional, mengatasi perubahan iklim, memerangi illegal-fishing,
memelihara kelestarian ekosistem dan kesehatan lingkungan serta kelangsungan
sumber daya alam hayati, serta meningkatkan sumbangan sektor kelautan terhadap
produk domestik bruto.
6.
Pembangunan infrastruktur; pembangunan kreativitas koperasi
menuju koperasi yang berdaya, mandiri, dan memiliki core-competence; serta
pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menumbuhkan lembaga
keuangan mikro yang berperan membuka akses UMKM dan mengembangkan wirausaha.
2.5 Kapan
Bangsa Indonesia menjadikan inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan
teknologi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi ?
Era
inovasi berbasis iptek sebagai penggerak utama pertumbuhan akan ditandai dengan
kemampuan lembaga penelitian, baik perguruan tinggi, pemerintah, maupun
perusahaan sudah dapat menghasilkan produk dan proses yang dapat diaplikasikan
dalam kegiatan ekonomi yang nyata. Karena itu, investasi untuk kegiatan
penelitian dan penegmbangan iptek dalam periode2025-2035 ditingkatkan menjadi 2%
dari produk domestic bruto. Pada era tersebut, peran Indonesia di dunia
internasional menjadi terdepan dalam memecahkan berbagai permasalahan dunia,
baik di bidang ekonomi, social, politik, maupun perdamaian.Target
perekonomian Indonesia berada pada peringkat ketujuh di dunia menurut ukuran
produk domestic bruto. Untuk mencapai itu, deficit APBN akan dijaga agar tidak
melebihi 3% dari PDB, inflasi hanya 2-3%, serta rasio utang pemerintah terhadap
PDB tidak lebih dari 18%. Pada periode tersebut perlindungan terhadap hak
property intelektual juga terus dijaga. Korupsi akan ditekan sehingga di posisi
sangat minim. Reformasi birokrasi juga sudah kian dinikmati hasilnya. Kualitas
jalan, kereta api, transportasi udara, listrik, telepon juga sudah dapat diandalkan
dan bertaraf internasional. Pendidikan tinggi dan pelatihan sudah berkembang
dengan prinsip link and mach. Kualitas pendidikan dalam bidang sains
bahasa juga telah mencapai tingkatan internasional
BAB III
KESIMPULAN
Dalam
melaksanakan politik nasional maka disusunlah strategi nasional. Misalnya
strategi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Strategi Nasional
adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran-sasaran dan
tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional maka dari itu kita harus terlebih
dahulu mempunyai seorang pemimpin yang mempunyai visi dan misi yang cerdas
dalam membangun
strategi politik nasional melalui Blue Print pembangunan Nasional
Visi
Indonesia 2045 dalam tiga tahapan dalam kurun 30 tahun. Tahap 10 tahun pertama
(2015-2025), sebagai waktu memperkuat fondasi menuju Negara maju. Tahap 10
tahun kedua (2025-2035) mempercepat pembangunan di segala bidang memasuki
Negara maju, serta 10 tahun terakhir (2035-2045) memantapkan Indonesia sebagai
Negara maju
BAB
IV
DAFTAR
PUSTAKA
1.
Majalah
Partai Golkar Visi 2045 Untuk Kemajuan Indonesia
3. Tasrief Tarmizi Kompas.com
4. Pendidikan
Kewarganegaraan,penerbit PT.Gramedia Pustaka Utama