2.
Jabarkan faktor psikologi dalam hubungan manajemen strategi suatu pemasaran
Jawab :
a. Motivasi
Kebutuhan yang mendesak untuk
mengarahkan seseorang untuk mencari kepuasan dari kebutuhan. Berdasarkan teori
Maslow, seseorang dikendalikan oleh suatu kebutuhan pada suatu waktu. Kebutuhan
manusia diatur menurut sebuah hierarki, dari yang paling mendesak sampai paling
tidak mendesak (kebutuhan psikologikal, keamanan, sosial, harga diri,
pengaktualisasian diri). Ketika kebutuhan yang paling mendesak itu sudah
terpuaskan, kebutuhan tersebut berhenti menjadi motivator, dan orang tersebut
akan kemudian mencoba untuk memuaskan kebutuhan paling penting berikutnya
(Kotler, Bowen, Makens, 20013, p.214)
b. Persepsi
Persepsi adalah proses dimana
seseorang memilih, mengorganisasi, dan menerjemahkan informasi untuk membentuk
sebuah gambaran yang berarti dari dunia. Orang dapat membentuk berbagai macam
persepsi yang berbeda dari rangsangan yang sama (Kotler, bowen, makens, 2003,
p.215).
Engel, Blackwell and
Miniard menyatakan ada 5 tahap pengolahan informasi yaitu
1. Pemaparan (exposure) è pemaparan stimulus, yang menyebabkan konsumen menyadari stimulus tersebut melalui panca inderanya
2. Perhatian (attention) è kapasitas pengolahan
yang dialokasikan konsumen terhadap
stimulus yang masuk
3. Pemahaman (comprehension) è
interpretasi terhadap makna stimulus
4. Penerimaan (acceptance) è dampak persuasif
stimulus kepada konsumen
5. Retensi è pengalihan makna stimulus & persuasi ke ingatan
jangka panjang
c. Pembelajaran
Pembelajaran
adalah suatu proses, yang selalu berkembang dan berubah sebagai hasil dari
informasi terbaru yang diterima (mungkin didapatkan dari membaca, diskusi,
observasi, berpikir) atau dari pengalaman sesungguhnya, baik informasi terbaru
yang diterima maupun pengalaman pribadi bertindak sebagai feedback bagi
individu dan menyediakan dasar bagi perilaku masa depan dalam situasi yang sama
(Schiffman, Kanuk, 2004, p.207).
Seorang konsumen
yang menyukai produk tertentu, memilih
produk tertentu dan
loyal terhadap merek
tertentu, merupakan hasil dari
suatu proses belajar
konsumen. Pemasar perlu memahami bagaimana konsumen belajar, karena pemasar berkepentingan untuk mengajarkan
konsumen agar konsumen
bisa mengenali iklan produknya, mengingatnya,
menyukainya dan membeli
produk yang dipasarkan. Syarat
proses belajar:
- Motivasi è daya dorong dari dalam
diri konsumen, muncul karena adanya
kebutuhan
- Isyarat èstimulus yang
mengarahkan motivasi tersebut.
Iklan, kemasan, harga dan
produk display adalah
stimulus/isyarat yang
mempengaruhi konsumen untuk memenuhi kebutuhannya.
- Respon è reaksi terhadap isyarat.
- Pendorong atau
penguat èsesuatu yang
meningkatkan kecenderungan
seorang konsumen untuk
berperilaku pada masa datang karena adanya isyarat atau
stimulus.
Proses belajar perilaku terbagi atas:
1.
Proses belajar classical conditioning adalah suatu
teori belajar yang mengutarakan
bahwa makhluk hidup
baik berupa manusia
atau binatang adalah makluk pasif yang bisa dijarkan perilaku tertentu
melalui pengulangan (conditioning/repetition)
2.
Proses belajar instrument conditioning/operant conditioning
adalah proses belajar yang terjadi
pada diri konsumen akibat konsumen
menerima imbalan yang positif atau
negatif (reward) karena
mengkonsumsi suatu produk sebelumnya.
3.
Proses belajar vicarious learning/observational or social
learning adalah proses belajar
yang dilakukan oleh
konsumen ketika ia mengamati tindakan dan perilaku orang lain
dan konsukuensi dari perilaku tersebut.
d. Keyakinan sikap
Sikap
konsumen adalah faktor penting yang akan
mempengaruhi konsumen. Konsep sikap sangat terkait dengan kepercayaan
dan perilaku. Sikap merupakan ungkapan perasaan konsumen tentang suatu obyek
apakah disukai atau tidak. Menurut Fisbein bahwa penilaian atribut dilihat dari
a.
Belief/keyakinan
Jumlah
keyakinan/kepercayaan utama tentang obyek sikap nilainya cenderung tidak lebih
dari 7 atau 9, karena keterbatasan kapasitas konsumen dalam menerjemahkan dan
mengintegrasikan informasi.
b.
Evaluasi terhadap atribut.
Mencerminkan seberapa baik
konsumen menilai suatu atribut.
Sikap ditujukan pada konsep: (a) obyek
(fisik, social,pemasaran) dan (b) perilaku terhadap obyek (tindakan masa lalu
dan tindakan masa depan). Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap
antara lain:
a. Pengalaman
pribadi
b.
Pengaruh keluarga dan teman-teman
c.
Direct
marketing
d.
Media masa
e.
Karakteristik individu