Jumat, 11 Desember 2015

PERILAKU KONSUMEN " SOFTSKILL MINGGU KE-2 INDIVIDU "

2. Jabarkan faktor psikologi dalam hubungan manajemen strategi suatu pemasaran
Jawab   :
a.    Motivasi
        Kebutuhan yang mendesak untuk mengarahkan seseorang untuk mencari kepuasan dari kebutuhan. Berdasarkan teori Maslow, seseorang dikendalikan oleh suatu kebutuhan pada suatu waktu. Kebutuhan manusia diatur menurut sebuah hierarki, dari yang paling mendesak sampai paling tidak mendesak (kebutuhan psikologikal, keamanan, sosial, harga diri, pengaktualisasian diri). Ketika kebutuhan yang paling mendesak itu sudah terpuaskan, kebutuhan tersebut berhenti menjadi motivator, dan orang tersebut akan kemudian mencoba untuk memuaskan kebutuhan paling penting berikutnya (Kotler, Bowen, Makens, 20013, p.214)

b.    Persepsi
                Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengorganisasi, dan menerjemahkan informasi untuk membentuk sebuah gambaran yang berarti dari dunia. Orang dapat membentuk berbagai macam persepsi yang berbeda dari rangsangan yang sama (Kotler, bowen, makens, 2003, p.215).
Engel, Blackwell and Miniard menyatakan ada 5 tahap pengolahan informasi yaitu
1. Pemaparan (exposure) è pemaparan stimulus, yang menyebabkan konsumen  menyadari stimulus tersebut melalui panca inderanya
2.  Perhatian (attention) è kapasitas  pengolahan  yang  dialokasikan konsumen terhadap stimulus yang masuk
3.    Pemahaman (comprehension) è interpretasi terhadap makna stimulus
4.    Penerimaan (acceptance) è dampak  persuasif  stimulus  kepada konsumen
5.    Retensi è pengalihan makna stimulus & persuasi ke ingatan jangka panjang

c.     Pembelajaran
Pembelajaran adalah suatu proses, yang selalu berkembang dan berubah sebagai hasil dari informasi terbaru yang diterima (mungkin didapatkan dari membaca, diskusi, observasi, berpikir) atau dari pengalaman sesungguhnya, baik informasi terbaru yang diterima maupun pengalaman pribadi bertindak sebagai feedback bagi individu dan menyediakan dasar bagi perilaku masa depan dalam situasi yang sama (Schiffman, Kanuk, 2004, p.207).
Seorang  konsumen  yang  menyukai  produk tertentu,  memilih  produk  tertentu  dan  loyal  terhadap  merek  tertentu, merupakan  hasil  dari  suatu  proses  belajar  konsumen.  Pemasar  perlu memahami bagaimana konsumen  belajar, karena pemasar berkepentingan untuk  mengajarkan  konsumen  agar  konsumen  bisa  mengenali  iklan produknya,  mengingatnya,  menyukainya  dan  membeli  produk  yang dipasarkan. Syarat proses belajar:                                                                  
           -         Motivasi è daya dorong dari dalam diri konsumen, muncul karena adanya  kebutuhan 
           -         Isyarat  èstimulus  yang  mengarahkan  motivasi  tersebut.  Iklan, kemasan,  harga  dan  produk                display  adalah  stimulus/isyarat  yang mempengaruhi konsumen untuk memenuhi kebutuhannya.
           -         Respon è reaksi terhadap isyarat.
           -       Pendorong  atau  penguat èsesuatu  yang  meningkatkan kecenderungan  seorang  konsumen                untuk  berperilaku  pada  masa datang karena adanya isyarat atau stimulus.
Proses belajar perilaku terbagi atas:
1.       Proses belajar classical conditioning adalah suatu teori belajar yang mengutarakan  bahwa  makhluk  hidup  baik  berupa  manusia  atau binatang adalah makluk pasif yang bisa dijarkan perilaku tertentu melalui pengulangan (conditioning/repetition)
2.       Proses belajar instrument conditioning/operant conditioning adalah proses  belajar yang terjadi pada diri konsumen  akibat konsumen menerima  imbalan  yang  positif  atau  negatif (reward) karena mengkonsumsi suatu produk sebelumnya.
3.       Proses belajar vicarious learning/observational or social learning adalah  proses  belajar  yang  dilakukan  oleh  konsumen  ketika  ia mengamati tindakan dan perilaku orang lain dan konsukuensi dari perilaku tersebut.

d.    Keyakinan sikap
        Sikap  konsumen  adalah  faktor penting yang  akan  mempengaruhi konsumen. Konsep sikap sangat terkait dengan kepercayaan dan perilaku. Sikap merupakan ungkapan perasaan konsumen tentang suatu obyek apakah disukai atau tidak. Menurut Fisbein bahwa penilaian atribut dilihat dari 
            a.       Belief/keyakinan
           Jumlah keyakinan/kepercayaan utama tentang obyek sikap nilainya cenderung tidak lebih dari 7                  atau 9, karena keterbatasan kapasitas konsumen dalam menerjemahkan dan mengintegrasikan                    informasi.
            b.      Evaluasi terhadap atribut.
            Mencerminkan seberapa baik konsumen menilai suatu atribut.

        Sikap ditujukan pada konsep: (a) obyek (fisik, social,pemasaran) dan (b) perilaku terhadap obyek (tindakan masa lalu dan tindakan masa depan). Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap antara lain:
a.       Pengalaman pribadi 
b.      Pengaruh keluarga dan teman-teman
c.       Direct marketing
d.      Media masa
e.      Karakteristik individu 

PERILAKU KONSUMEN " SOFTSKILL MINGGU KE-1 INDIVIDU "

Nama  : Dewi Murtikasari
NPM    : 12213294
Kelas   : 3ea33

1.      Hubungan karakteristik pembeli dengan keberhasilan pemasaran
Jawab  :
Dalam hubungan konsumen dengan keberhasilan pemasaran, pelu disadari bahwa pembeli  itu mempunyai karakteristik beragam dalam menginginkan suatu produk.Karakteristik pembeli berbeda dapat mengadopsi suatu produk baru pada tahapan siklus hidup produk yang berbeda pula.Karakteristik pembeli dengan pendidikan lebih tinggi, umur lebih muda dan lebih memiliki mobilitas sosial,memilki sikap lebih cocok untuk menghadapi risiko ,partisipasi sosial yang lebih tinggi dan lebih memilki sikap kepemimpinan ketimbang konsumen lainnya.
Keberhasilan strategi pemasaran dapat dicapai jika kepuasan pelanggan sesuai dengan karakteristiknya telah terpenuhi.Kepuasan adalah tanggapan yang diberikan para konsumen setelah terpenuhinya kebutuhan mereka akan sebuah produk,sehingga para konsumen memperoleh rasa nyaman dan senang karena harapannya telah terpenuhi.Namun untuk memperoleh kepuasan pelanggan tidak mudah, karena tiap pelanggan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda walaupun membutuhkan produk yang sama.Proses kepuasan pelanggan tidak hanya membutuhkan produk yang berkualitas saja,namun juga membutuhkan adanya sistem pelayanan yang mendukung, sehingga para pelanggan akan merasa dengan produk yang dibutuhkan,serta nyaman dengan pelayanan yang diberikan.
Adanya kepuasan pelanggan ternyata juga dapat mempengaruhi omset penjualan yang dihasilkan.Jika pelanggan merasa puas akan suatu produk maka permintaan akan meningkat dan omset penjualanpun ikut naik,namun sebaliknya jika pelanggan tidak measa puas maka permintaan akan menurun begitu juga dengan omset penjualannya.Hal penting yang harus diperhatikan yaitu pelanggan yang kurang puas dengan suatu produk tidak akan membeli ataupun menggunakannya lagi produk yang ditawarkan.Selain itu pelanggan yang kurang puas juga akan menceritakan kepada konsumen lain tentang keburukan produkyang mereka dapatkan, sehingga dapat menimbulkan citra buruk dikalangan para konsumen.
Strategi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan
1.      Berikan produk yang berkualitas serta bebas dari kerusakan saat sampai ditangan pembeli.
2.      Berikan kualitas pelayanan yang ramah, ketepatan waku penyampaian, serta menggunakan sistem yang mudah dipahami oleh pelanggan.
3.      Fokus pada kepentingan kepuasan pelanggan, sehingga produk serta pelayanan yang diberikan dapat memenuhi harapan pelanggan.
4.      Berikan jaminan keamanan dari produk maupun pelayanan yang diberikan,  sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan dan kepercayaan pelanggan atas produk atau jasa yang ditawarkan dan akan terus menjadi pelanggan perusahaan kita.

Kesimpulan

Jadi, karakteristik pembeli sangat mempengaruhi keberhasilan pemasaran.Jika produk yang dibutuhkan para pembeli dengan karakteristik beragam tersebut dapat dipenuhi dan memuaskan, maka pembeli akan loyal terhadap produk sehingga pemasaran berhasil dan tujuan perusahaan untuk mendapatkan laba akan tercapai.

Rabu, 25 November 2015

PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DARI BAG. DATABASE NASABAH DI BANK CIMB NIAGA

Bank CIMB NIAGA adalah salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Sejak didirikan lebih dari empat dasawarsa lalu, 26 September 1955telah meletakkan pondasi yang kuat untuk menjaga pertumbuhan yang berkesinambungan melalui penciptaan lingkungan kerja yang berorientasi kepada integritas, pelayanan berkualitas serta pengelolaan kinerja keuangan yang sehat. Semua itu diyakini Bank CIMB NIAGA sebagai tanggung jawab utamanya dalam meningkatkan nilai tambah bagi seluruh stakeholder.
            Pada 2002, Bank CIMB NIAGA mulai mengoperasikan Dual Data Center, yaitu dua buah data center yang aktif dan saling back up satu sama lainnya. Penggunaan teknologi terkini tersebut adalah wujud komitmen Bank CIMB NIAGA kepada nasabahnya, sehingga mereka dapat menikmati pelayanan perbankan selama 24 jam-sehari-sepanjang-tahun melalui beragam jalur distribusi seperti jaringan kantor cabang, kiostronik ATM, phone banking, TV banking, internet banking dan mobile banking.
            Berdasarkan hasil survey MRI, Bank CIMB NIAGA ini menduduki peringkat pertama “service excellent” dalam beberapa tahun ini. Tetapi akhir- akhir ini bank bank kompetitor berusaha meningkatkan pelayanannya sehingga bank  ini menurun prestasinya. Oleh karena itu maka data base dan pelayanan kepada nasabah semakin diperhatikan oleh pihak management.
            Berdasarkan uraian di atas akan digambarkan sistem informasi manajemen dari bagian data base nasabah. Dimana data base nasabah merupakan data awal untuk mengetahui lebih lanjut tentang nasabah tersebut dan bagaimana cara menanganinya, karena setiap nasabah memilki karateristik yang berbeda sehingga kita sebagai bank yang melayani harus mengetahui kebutuhan nasabah.

1.      SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BAG. DATABASE CUSTOMER PEMBUKAAN REKENING
Sistem merupakan suatu cara tertentu dan biasanya berulang untuk melaksanakan sesuatu atau serangkaian tugas, karateristik system adalah membentuk ritme tertentu, terkoordinasi, dan mengulangi serangkain tahapan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Bank CIMB NIAGA merupakan suatu sistem yang terdiri subsistem-subsistem yang saling berkerjasama yaitu :
1. Consumer Banking
2. Corporate Banking
3. Business Banking
4. Network & Service
5. Finance and Corporate Planning
6. Human Resources
Kali ini akan dibahas tentang bagian dari Network dan service dimana didalamnya terdapat sistem data base kustomer. 
Database nasabah merupakan hal pertama dan paling penting untuk memberikan pelayanan jasa perbankan. Database Customer ini terdiri dari beberapa faktor subsistem.
-           Faktor Internal :
a. Customer service : orang yang langsung melayani nasabah didepan counter.
b. Teller : Orang yang menerima setoran rekening
c. Back Office : orang yang mengecek kembali data-data yang di input oleh Customer service setelah itu melakukan beberapa inputan data.
d. Supervisor/manager : orang yang menyetujui terjadinya pembukaan rekening dan memverifikasi.
e. Marketing : orang yang memberikan informasi program terbaru ataupun produk-produk lain.

-           Faktor Eksternal :
a. Nasabah : Orang yang membuka rekening dibank
b. Kompetitor : Perusahaan lain dengan pelayanan dan bidang jasa yang sama.

2.      TUGAS FAKTOR INTERNAL PADA SUBSISTEM DATABASE CUSTOMER
a.      Tugas Customer Service
1. Menerima nasabah untuk pembukaan rekening
2. Meminta persyatan-persyaratan yang dibutuhkan unutk membuka rekening. Contoh : identitas diri (KTP)
3. Menjelaskan tentang produk dan program yang sdang berjalan.
4. Memasukkan data-data nasabah kedalam program yang tersedia.
5. Membuatkan rekening nasabah.
6. Meminta persetujuan supervisor untuk pembukaan rekening baru.
7. Mencetak buku tabungan.
8. Memberikan buku tabungan dan meminta nasabah untuk menyetorkan setoran awal kepada teller.

b. Tugas Teller
1. Menerima setoran awal dari nasabah baru.
2. Mengecek rekening nasabah dan menghitung kembali uang yang disetorkan.
3. Meminta persetujuan supervisor untuk setoran nasabah
4. Mencetak bukti setoran dan buku tabungan nasabah.

c. Tugas Supervisor
1. Menerima berkas pembukaan rekening dari Customer Service.
2. Mengecek data- data yang dimasukan oleh customer service
3. Apabila data dan persyaratan sudah lengkap dan akurat maka disetujui untuk pembukaan rekening baru.
4. Apabila tidak lengkap dan persyaratan kurang maka dikembaikan ke customer service untuk di tindaklanjuti.

d. Tugas Backoffice
1. Menerima berkas pembukaan rekening dari c ustomer service
2. Mengecek data-data yang dimasukkan customer service dan juga persyaratan pembukaan rekening
3. Maintenance data nasabah apabila ada yang belum diisi oleh customer service
4. Menyimpan berkas pembukaaan rekening.

e. Tugas Marketing
1. Melihat data-data nasabah dan informasi yang terkandung didalamnya
2. Menawarkan program dan promosi baru kepada nasaba yang belum memiliki produk tersebut.
3. Apabila nasabah berminat membuka rekening maka kembali ke customer service.
Sistem informasi Managemen untuk database customer pembukaan rekening ini adalah suatu sistem yang mengumpulkan data-data dari nasabah yang dimasukan kedalam suatu program yang dimiiki oleh perusahaan tersebut untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan perusahaan sehingga mereka dapat melayani kebutuhan nasabah dan dapat menawarkan program maupun produk terbaru mereka.

3.      OUTPUT SISTEM INFORMASI DATABASE NASABAH
Data base yang ada dalam program mencantumkan nama, alamat, no telp, pekerjaan, agama, pendidikan, nama gadis ibu kandung, nama suami/istri, anak, dan juga termasuk berapa jumlah rekening yang dimiliiki nasabah tersebut dan berapa jumlah keseluruhan nominal nasabah tersebut menyimpan uang ataupun meminjam uang.
Dengan informasi yang kita dapatkan maka kita dapat menggali kebutuhan dan dapat melayani nasabah dengan lebih baik.

4.      KUALITAS DARI SISTEM INFORMASI DATABASE NASABAH
Kualitas informasi yang didapatkan tergantung dari data-data yang diterima dan juga karyawan yang memasukkan data-data tersebut. Untuk menghasilkan kualitas informasi yang baik maka diperlukan data yang lengkap akurat dan juga kecakapan karyawan dalam mengolah data.

5.      HAMBATAN SISTEM INFORMASI DATABASE NASABAH
Hambatan pada Bank CIMB NIAGA ini karena berbagai macam sebab tetapi paling sering diantaranya adalah:
1. Jaringan
Bank CIMB NIAGA memiliki sistem informasi manajemen yang bagus. Dimana perusahaan ini bekerjasama dengan beberapa perusahaan network yang memiliki kualitas yang baik. Tetapi bagaimanapun juga ini merupakan sebuah sistem dimana kadang terjadi suatu “crash” atau “error” pada sistemnya. Jaringan sistem ini bisa berasal dari pusat, regional atau dari internal cabang masing-masing. Oleh karena ini kita membutuhkan tenaga ahli untuk bisa memperbaiki apabila terjadi kerusakan teknis seperti ini.Kerusakan ini bisa disebabkan oleh perangkat lunaknya yang rusak ataupun hardware –nya yang rusak. Baik karena sudah lama tidak di maintenance, bencana alam, atau karena sudah waktuny harus diganti.
2. Human Error
Menggunakan program memilki tatacara khusus agar bisa diterima oleh program tersebut. Oleh karena itu maka karyawan diharapkan dapat mengetahui bagaimana cara kerja program tersebut, bagaimana cara penulisan agar dapat dibaca oleh program sehingga dapat memberikan informasi yang akurat dan tidak menggangu proses pengerjaan yang lainnyanya.Dalam sistem informasi data base kustomer ini setiap bagian memilki kaitan sebagai contoh di customer service akan mengeluarkan suatu no. rekening dan apabila CS salah memberikan nomor rekening maka uang yang disetor tidak akan bisa masuk ke rekening nasabah.
3. Nasabah
Para calon nasabah yang datang tidak selamanya mengetahui persyaratan yang harus dibawa pada saat pembukaan rekening. Sebagai contoh : identitas diri memnjadi syarat yang mutlak yang harus dimiliki oleh calon nasabah sehingga apabila tidak memiliki identitas tidak dapat membuka rekening.Selain           itu adanya data-data yang tidak diketahui oleh calon nasabah tersebut sehingga dapat menghambat pembukaan rekening. Apabila data yang diminta sangat fatal maka pembukaan rekening bisa tertunda sampai calon nasabah mengetahui dengan pasti data yang diminta oleh CS, karena apabila data tidak dimasukkan biasanya program tidak akan mau menerima sehingga tidak dapat diproses transaksi pembukaan rekening ini. Sistem akan berjalan dengan baik apabila ditunjang oleh semua bagian dan aspek yang mempengaruhinya. Oleh karena itu diharapkan setiap bagian karyawan mengerjakan tugasnya dengan baik agar kelangsungan sistem informasi manajemen database kustomer pembukaan rekening berjalan dengan baik. Begitu juga dengan sistem informasi yang lainnya sehingga bank X ini menjadi suatu sistem penuh yang berkesinambungan
            Alur dari Sistem Informasi Manajemen bag. Database Bank CIMB NIAGA
           https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKM09pNNMfnoLR_Rpmm3-IgScbFBpp48MfDavF-Sn7P_v2mHZhgnTNvs4VyBWODCwHZ9maguPk5kSZVLZZhfYq2SRc1IIpYNgsXlq6iu1hW9ePtb0yuMyMY-9gvHzez__fheaHut13Pw/s400/flowchart_eph1.jpg                                        https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhX1rp0JJJAz5JJnDrubUaNZ68Jv7SyIzGVnzumUozMwgs7RgzN-hZZkUP_tYeaEHWLkiYJimzePm0zFn_rdwMhWJ1IbSpsum4-vZnP2YQk250i927rx7KBBpNutSsLaPy7QBkuBiVAVw/s400/flowchart_eph2.jpg
           https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGaAQOJmVAfE8bcLNhbBNogu3Bc6IqCOj9oJdy8MPrpMwx22ERY5Rv9lVBWx5jdu3url6on35-NReA2sYzFyJDXjxAi5yAiS4I3v4Y2G5BWvpYvP9tdYcDRY3kZklLX-U2cD4nKORAYQ/s400/flowchart_eph3.jpg                         https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSTodF8Dd_t15hOyB2s7XsJNoi6ScemnKB59WeDVqz3Z33LBdAaxNqNntttzIvxGPtJ28jfGwJqJrCEcO4HyN_YBDk6vfoqhRAQ00X80U_t6bY0R9EX8sgrPn5zoyoNklHI7zQmBhA5Q/s400/flowchart_eph4.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpmay6EMVnAyJKBsdT7xEoIpfHBlYKJtCPtatbt1MwCf4IkwYJxbdWJdZ5rtswqdsxoUOOtc5NVLrUdYb3pFnSQbHZC0pcF_jkoLkQ_mvcv3LtRVTnUqB-Dry14iO4YsUti4-si3Q3Fg/s400/flowchart_eph5.jpg



Kamis, 01 Oktober 2015

PERILAKU KONSUMEN "SOFTSKILL MINGGU KE-1"

ko,m.jpgNama          : Dewi Murtikasari
NPM           : 12213294
Kelas          : 3EA33     

1.  Definisi Perilaku Konsumen adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh seorang konsumen untuk mendapatkan barang yang dibutuhkannya dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-harinya melalui beberapa langkah yakni dengan mencari barang yang dibutuhkan ,memilih barang, setelah dipilih barang kemudian dilakukan transaksi pembelian,lalu barang tersebut digunakan, dan yang terakhir melakukan pengevaluasian  terhadap barang yang dibeli, apakah barang tersebut memuaskan konsumen atau tidak.

2.      Definisi Perilaku Produsen adalah suatu aktifitas yang dilakukan oleh produsen dengan memproduksi barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan standart mutu yang baik, sehingga dengan mutu baik tersebut akan meningkatkan daya beli yang tinggi oleh konsumen dan menghasilkan laba yang besar bagi produsen.

3.      Ruang Lingkup Kegiatan Ekonomi dibagi menjadi 2 yakni Ekonomi Mikro,mempelajari bag kecil dari keseluruhan kegiatan ekonomi dengan menganalisis perilaku konsumen dan produsen dan Ekonomi Makro yang mempelajari keseluruhan faktor produksi agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimum.
Ruang lingkup  Kegiatan Ekonomi antara produsen dan konsumen berarti mempelajari Ruang Lingkup Ekonomi Mikro yakni Ekonomi mikro mengkaji tingkah laku pembeli dan penjual dan interaksi di pasar faktor produksi dan hal-hal berikut ini yakni : Permintaan, penawaran, dan keseimbangan harga pasar. Elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran. Teori perilaku konsumen. Teori produksi, biaya produksi, penerimaan produsen, dan laba. Pasar persaingan sempurna. Pasar monopoli. Pasar oligopoli. Pasar persaingan monopolistik. Permintaan akan input. Mekanisme harga dan distribusi pendapatan. 

4.      Masalah Market Price dan Pasar Uang dan Barang
-          Market Price atau harga pasar adalah harga keseimbangan yang terbentuk karena adanya proses tawar menawar sehingga terbentuk harga kesepakatan pada harga tertentu yang disetujui bersama.
Terbentuknya harga berdasarkan hukum ekonomi yaitu :
1. Harga tetap jika permintaan seimbang
2. Jika harga turun, permintaan akan bertambah dan penawaran berkurang
3. Jika harga tinggi, permintaan akan turun dan penawaran makin banyak
-          Masalah Pasar Uang dan Barang
a.       Pasar Barang adalah tempat transaksi jual beli barang yang diproduksi oleh suatu negara dalam jangka waktu tertentu.
Permintaan dalam pasar barang merupakan keseluruhan permintaan suatu barang dan jasa yang di dalam suatu negara, sedangkan Penawaran dalam pasar barang adalah keseluruhan permintaan suatu barang dan jasa yang ada di luar suatu negara.
Keseimbangan dalam pasar barang terjadi apabila penawaran barang dan jasa sama dengan permintaanya.Pada kondisi ini total produksi sama dengan total pengeluaran.
Y = AE
C + S = C + I
S = I f(Y) = f(r)
Kurva IS didefinisikan sebagai kurva yang menunjukkan hubungan antara berbagai tingkat bunga dengan pendapatan nasional yang menjamin (memungkinkan) pasar barang dalam keadaan seimbang.

b.      Pasar Uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana2/surat2 berharga dalam jangka waktu 1tahun/kurang dari 1tahun dapat disalurkan melalui lembaga perbankan.
Keseimbangan dalam Pasar Uang
Keseimbangan pasar uang-modal tercapai bila permintaan uang (L) telah sama dengan penawaran uang (M). Jadi, L = M
Kurva LM menunjukkan kombinasi tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang konsisten dengan keseimbangan dalam pasar untuk keseimbangan uang riil.
Kurva LM menggambarkan hubungan diantara tingkat pendapatan dan tingkat bunga. Semakin tinggi tingkat pendapatan, semakin tinggi permintaan terhadap keseimbangan uang riil, dan semakin tinggi tingkat bunga keseimbangan. Karena itu, kurva LM miring ke ata
Keseimbangan dalam pasar uang terjadi apabila permintaan uang sama dengan penawaran uang.

5.  Mekanisme Pasar adalah suatu proses penentuan tingkat harga, yang cenderung dapat berubah sampai pasar bebas, yang menyebabkan terjadinya keseimbangan antara jumlah penawaran dan permintaan.
Mekanisme pasar memiliki kebaikan karena sebagai sistem yang cukup efisien dalam mengalokasikan faktor produksi dan mengembangkan perekonomian seperti mekanisme pasar dapat menggalakan penggunaan barang dan juga faktor produksi secara efisien, namun dalam keadaan tertentu  dapat menimbulkan keburukan seperti mekanisme pasar yang tidak dapat menyediakan beberapa jenis barang secara efisien, sehingga harus diperlukan campur tangan pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Senin, 22 Juni 2015

KEBIJAKAN PEMERINTAHAN JOKOWI – JK
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Oleh  : Dewi Murtikasari                                              Dosen   : Sri Waluyo
NPM : 12213294
Kelas : 2EA33
logo_gunadarma.png

FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN
UNIVERSITAS GUNADARMA
TAHUN 2015




KATA PENGANTAR

              Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana berkat rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan tulisan dengan TEMA yaitu POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL INDONESIA dan dengan JUDUL”KEBIJAKAN PEMERINTAH JOKOWI – JK“ yang saya susun guna memenuhi nilai Tugas Softskill pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma. Tidak lupa, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan makalah ini terutama kepada:
-Bp. Sri Waluyo selaku Dosen Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
-Orang tua saya yang telah memberi motivasi , dorongan dan semangat sehingga penulisan ini dapat terealisasikan dengan baik.

           Saya menyadari dalam makalah ini masih banyak kekurangan baik dalam isi maupun penyajiannya. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca bagi penyempurnaan penulisan ini. Harapan saya semoga makalah ini bermanfaat dan menjadikan sumber pengetahuan bagi para pembaca.




                                                                                                                        Bekasi, Juni 2015
                                                               


Dewi Murtikasari





DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................       i

DAFTAR ISI ..............................................................................................................      ii

BAB    1          PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang.........................................................................      1
1.2              Rumusan Masalah....................................................................      1

BAB    2          PEMBAHASAN

2.1        Fakta Kebijakan Jokowi JK menghentikan Penerimaan PNS .       
      Dimasa Pemerintahannya.........................................................      2
2.2        Kebijakan Jokowi – JK tentang RUU APBN 2015 ................      3
2.3        Kebijakan Jokowi – JK untuk menaikkan harga komoditas....       
      Timah,karet,sawit ....................................................................      3
2.4        Jokowi – JK menaikkan harga BBM........................................      4
2.5        Tentang Kartu Sakti Jokowi – JK dan kontroversinya............      4

BAB    3          KESIMPULAN ………………………………………………………   6  

                       
BAB    4         DAFTAR PUSTAKA………………...................................................       7



BAB 1
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

   Setelah dilantiknya Jokowi – JK sebagai Presiden dan Wakil presiden, Jokowi – JK telah menyiapkan berbagai kebijakan yang akan segera di dalam memimpin Indonesia untuk menjadi Negara maju.Memulai masa kepresidenannya dengan meluncurkan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera.
   Di bidang kelautan, Jokowi menginstruksikan perlakuan keras terhadap pencuri ikan ilegal. Selain meminta diadakannya razia, ia juga berharap kapal pelanggar aturan ditenggelamkan. Di bidang pertanian, Jokowi membagikan 1099 unit traktor tangan di Subang dengan harapan menggenjot produksi petani. Di bidang infrastruktur, Jokowi telah memulai banyak proyek pembangunan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam sektor ini, diantaranya adalah melakukan groundbreaking pembangunan pasar tradisional di Papua Jalan Tol Trans-Sumatera Tol Solo-Kertosono ,pelabuhan Makassar , meresmikan operasional terminal Teluk Lamong sebagai bagian dari Greater Surabaya Metropolitan Port  ,dan lain sebagainya.
   Namun, ada pula kritik pedas dari berbagai kalangan mengenai kebijakan Jokowi – JK misalnya saat menandatangani Peraturan Presiden tentang Kenaikan Uang Muka Mobil Pejabat. Jokowi pun mengaku tidak tahu Perpres yang ditandatanganinya dan akhirnya mencabut Peraturan tersebut. Lalu ketika mengajukan calon tunggal Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan ke DPR pada pertengahan Januari 2015. Budi dianggap sebagai calon Kapolri yang tidak bersih oleh publik serta pernah menjadi ajudan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang dianggap sebagai politik balas jasa. Presiden Jokowi lalu memutuskan untuk menunda pelantikannya sebagai Kapolri.Pada akhirnya Badrodin Haiti resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Jokowi pada tanggal 17 April 2015.
1.2  Rumusan Masalah

   Dalam penyusunan makalah ini, saya merumuskan beberapa masalah yang berhubungan dengan pembahasan antara lain:
1.      Fakta Kebijakan Jokowi JK menghentikan penerimaan PNS di masa pemerintahan nya dengan
2.      Kebijakan Jokowi – JK tentang  RUU APBN 2015
3.      Kebijakan jokowi – jk untuk  menaikan harga komoditas timah,karet,sawit
4.      Jokowi – JK menaikkan harga BBM
5.   Tentang Kartu Sakti JOKOWI – JK dan kontroversinya



BAB II
PEMBAHASAN


2.1  Fakta Kebijakan Jokowi JK menghentikan penerimaan PNS di masa pemerintahan nya dengan

1.      Instruksi langsung dari Jokowi
Menurut informasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi menegaskan kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung Presiden Joko Widodo
2.      Bisa berlangsung selama lima tahun
Menurut informasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi menegaskan, moratorium itu akan dilakukan sepanjang pemerintahan Jokowi.Artinya, sepanjang pemerintahan Jokowi-JK tidak ada penerimaan PNS.
3.      Bagian dari kajian rasio PNS dengan penduduk
Berdasarkan informasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi menjelaskan,bahwa moratorium memang harus dilakukan untuk mengefektifkan jumlah sekaligus kinerja PNS. Sehingga PNS bekerja maksimal sesuai tugasnya. Misalnya dengan 250 juta jiwa penduduk itu yang tepat berapa sih? atau kalau di DKI penduduk 8 juta birokratnya berapa?" jelasnya.
4.      Jumlah PNS terlalu banyak
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno mengakui menerima kebijakan tersebut. Namun, dia menyarankan agar kebijakan Jokowi itu dilakukan evaluasi tiap tahunnya.Eko mengungkapkan, bila moratorium itu dilakukan maka harus dilakukan pembagian pegawai.  Eko juga menegaskan dengan adanya moratorium itu maka para PNS harus siap dimutasikan. Sebab, saat ini undang-undang nomor 5 tahun 2014 menyebutkan bahwa mereka adalah PNS Republik Indonesia
5.      Tidak berlaku untuk guru dan tenaga medis
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi menyebutkan alasan penghentian sementara penerimaan PNS. Adalah karena hanya akan menambah beban negara dari belanja pegawai yang setiap tahun mengalami kenaikan. Namun, untuk tenaga pengajar dan tenaga medis tetap dibuka
  
2.2  Kebijakan Jokowi – JK tentang  RUU APBN 2015

   Berdasarkan informasi dari Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri lancarnya persetujuan RUU APBN 2014 menjadi UU APBN 2014 karena alokasi belanja negara diarahkan agar sejalan dengan visi dan misi pembangunan yang diamanatkan dalamUU No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025.
Atas kepentingan itu pula, ada empat kebijakan penting dalam belanja negara pada 2015 mendatang
Pertama, adanya efisiensi anggaran subsidi energy yang didukung kebijakan alokasi subsidi yang lebih tepat sasaran, mengurangi penggunaan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara bertahap, serta mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan.
Kedua, mendukung pencapaian saranan pembangunan yang berkelanjutan, antara lain melalui dukungan pembangunan konektivitas nasional, percepatan penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan daya saing ketenagakerjaan. 
Ketiga, meningkatkan dan memperluas akses pendidikan yang berkualitas, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), termasuk peningkatan kualitas dan efisiensi belanja.
Keempat, alokasi dana desa sebagai stimulus dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa secara efisien dan efektif, serta sejalan dengan prinsip-prinsip good governance. Alokasi dana ini sejalan dengan amanat UU Desa yang belum lama disetujui DPR dan Pemerintah (UU No. 6 Tahun 2014).

UU APBN 2015 disusun oleh pemerintahan yang mengemban amanah saat ini untuk dilaksanakan oleh pemerintahan baru hasil Pemilu 2014. Oleh sebab itu, UU APBN masih dimungkinkan untuk direvisi oleh pemerintahan Jokowi-JK jika tidak sesuai dengan program-program pemerintah. Langkah revisi tersebut, dapat memberikan ruang gerak yang luas bagi pemerintahan baru untuk melaksanakan program-program kerja yang direncanakan.
      2.3 Kebijakan jokowi – jk untuk  menaikan harga komoditas timah,karet,sawit

   Presiden Joko Widodo akan mengeluarkan kebijakan untuk menaikan harga komoditas timah, karet dan sawit yang mengalami penurunan cukup drastis.Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengetahui kebijakan seperti apa yang akan dilakukan  agar harga komoditas timah,karet dan sawit ini kembali naik
Saat ini, tidak hanya harga timah yang turun, tetapi karet, sawit dan komoditas lainnya juga mengalami penurunan.Jokowi pun melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, untuk melihat langsung kondisi pertimahan di daerah ini.Pada kunjungan kerja Presiden Jokowi diagendakan membagikan KIP, KIS dan KKS di Kelurahan Tua Tunu Kota Pangkalpinang.

2.4  Jokowi – JK menaikkan harga BBM

   Menurut Jokowi kenaikkan Harga BBM dikarenakan Anggaran Infrastruktur dan Kesehatan Minim.Sedangkan Negara membutuhkan anggaran untuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Anggaran ini tidak tersedia karena dihamburkan untuk subsidi BBM.
   Jokowi  memberikan alasan mengenai keputusannya untuk menaikkan harga BBM bersubsidi sudah menjadi pembahasan yang mendalam sampai tingkatan teknis. Jokowi menekankan perlunya pengalihan subsidi dari konsumtif menjadi produktif.
Kebijakan untuk menaikkan BBM merupakan hal yang berat bagi pemerintahan Jokowi – JK,namun meski begitu Jokowi dapat memastikan adanya kompensasi bagi masyarakat kurang mampu agar tetap mempertahankan daya beli masyarakat dengan menyiapkan  perlindungan sosial, paket Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar, yang dapat segera digunakan untuk menjaga daya beli rakyat.

      2.5 Tentang Kartu Sakti JOKOWI – JK dan kontroversinya.

   Di awal periode kepemimpinannya Pemerintahan Jokowi JK telah mengeluarkan - kebijakan baru guna meningkatkan taraf pendidikan, tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang ditelurkan dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang biasa di sebut dengan “Kartu Sakti”. Kartu Sakti ini pun telah diterapkan oleh Pemerintahan Jokowi kepada masyarakat, yaitu dengan penyerahan secara simbolik kepada warga di beberapa daerah. Terkait dengan itu, terdapat beberapa manfaat yang mampu dirasakan oleh masyarakat terhadap kehadiran kartu sakti tersebut, yaitu :
1.      Tak Cuma Pengobatan, KIS juga cakup edukasi kesehatan
Menurut Menteri Kesehatan RI pemegang KIS selain mendapat pengobatan dan perawatan, nantinya akan mendapatkan informasi tamabahan saat dirinya berobat.
2.      Cakupan KIS lebih luas dibanding JKN
Menurut Menteri Kesehatan RIKIS akan menggantikan JKN dengan menanggung penerima bantuan iuran dari JKN ditambah masyarakat miskin dan pramiskin yang belum menerima bantuan.     
3.      KIP tidak hanya diberikan kepada siswa sekolah
Menurut Anis Baswean KIP tidak hanya diberikan kepada siswa-siswa yang berada sekolah, namun kartu dini diberikan kepada anak anak usia sekolah.Sehingga diharpakan dengan KIP anak anak yang putus sekolah punya harapan untuk belajar seperti ke balai-balai pelatihan.


Kontoversi tentang KJS tersebut antara lain sebagai berikut :
1.      Kerancuan Payung Hukum KJS
Semula Pemprov DKI Jakarta memiliki Peraturan Derah atau Perda yang secara khusus mengatur mengenai kesehatan masyarakat daerah, yaitu Perda Nomor 4 Tahun 2009. Dalam Pasal 32 Perda Nomor 4 Tahun 2009 dinyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan JPK (Jaminan Pelayanan Kesehatan) bagi penduduk Provinsi DKI Jakarta dan PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan menggunakan prinsip asuransi kesehatan yang diselenggararan oleh penyelenggara asuransi, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada saat Perda Pemprov DKI Nomor 4 Tahun 2009 diberlakukan, Jokowi memberlakukan Peraturan Gubernur atau Pergub Nomor 14 Tahun 2013 tentang perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 187 Tahun 2012 Tentang Pembebasan Biaya Kesehatan yang menyatakan bahwa pelayanan kesehatan hanya diperuntukkan bagi warga miskin.Sehingga dalam implementasinya penerapan KJS belum sejalan atau sinkron dengan Perda Nomor 4 Tahun 2009 yang memberlakukan pelayanan kesehatan secara menyeluruh bagi warga DKI Jakarta tanpa terkecuali.Apabila mengacu pada Perda Nomor 4 Tahun 2009 Penerapan KJS tentunya juga harus sejalan dengan BJS Kesehatan sehingga berlaku menyeluruh dan tidak hanya bagi warga miskin.
2.   Penggunaan APBN untuk anggaran KJS
Kritik terhadap kekhawatiran penggunaan APBN untuk anggaran KJS yang akan diterapkan oleh Jokowi apabila terpilih menjadi presiden. Dalam acara debat capres cawapres termin 2, 15 Juni kemarin, KJS menjadi salah satu program Jokowi untuk kesejahteraan masyarakat. Namun, kritik keras dilontarkan oleh Prabowo yang menghawatirkan penggunaan APBN yang cukup banyak dihabiskan untuk program KJS ini.
3.   KJS Dianggap Duplikasi Dari BPJS
Program-program yang tersedia dalam Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan tidak lagi membutuhkan kartu sehat. Program yang sudah dilakukan oleh BPJS tinggal disempurnakan, dikaji dan diatata ulang kembali. Dengan program BPJS, orang yang dinyatakan sakit cukup dengan membawa KTP tanpa perlu kartu sehat. Jadi, KJS merupakan program duplikasi dari BPJS, hanya saja peruntukkannya khusus untuk masyarakat kurang mampu.
4.   Nasionalisasi KJS Dianggap Akan Melanggar Konstitusi.
Menurut politikus partasi Demokrat Nova Riyanti Yusuf (Noriyu) bahwa KJS akan dianggap melanggar konstitusi bila dijadikan program nasional. Sebab sudah ada Undang-undang tentang BPJS dan mengimplementasikannya dalam pembuatan JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu, sehingga nasionalisasi KJS dengan pembuatan payung hukum baru tentunya, dianggap akan melanggar konstitusi.




BAB III
KESIMPULAN

Kebijakan Pemerintah adalah keputusan yang disusun secara sistematik oleh pemerintah dengan maksud dan tujuan tertentu yang menyangkut kepentingan umum suatu Negara.
Kebijakan Pemerintah sama halnya dengan Praturan Pemerintah (PP), Keputusan Menteri(KepMen) dll.Sedangkan jika Kebijakan dibuat oleh Pemerintah daerah akan melahirkan Surat Keputusan (SK), Peraturan Daerah(Perda) dll.





           
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA