Sabtu, 30 Mei 2015

BLUE PRINT PEMBANGUNAN NASIONAL INDONESIA 2045 "NEGARA KESEJAHTERAAN"
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Oleh  : Dewi Murtikasari                                              Dosen   : Sri Waluyo
NPM : 12213294
Kelas : 2EA33
logo_gunadarma.png

FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN
UNIVERSITAS GUNADARMA
TAHUN 2015




KATA PENGANTAR

              Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana berkat rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan tulisan dengan TEMA yaitu POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL INDONESIA dan dengan JUDUL ” BLUEPRINT PEMBANGUNAN NASIONAL INDONESIA 2045 “NEGARA KESEJAHTERAAN”  yang saya susun guna memenuhi nilai Tugas Softskill pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma. Tidak lupa, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan makalah ini terutama kepada :
-Bp. Sri Waluyo selaku Dosen Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
-Orang tua saya yang telah memberi motivasi , dorongan dan semangat sehingga penulisan ini dapat terealisasikan dengan baik.

              Saya menyadari dalam makalah ini masih banyak kekurangan baik dalam isi maupun penyajiannya. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca bagi penyempurnaan penulisan ini. Harapan saya semoga makalah ini bermanfaat dan menjadikan sumber pengetahuan bagi para pembaca.




                                                                                                                        Bekasi, Mei 2015
                                                               


Dewi Murtikasari




DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR ................................................................................................       i

DAFTAR ISI ..............................................................................................................      ii

BAB    1          PENDAHULUAN
1.1        Latar Belakang.........................................................................      1
1.2              Rumusan Masalah....................................................................      1

BAB    2          PEMBAHASAN
2.1        Catur Sukses Pembangunan Nasional......................................      3  
2.2        Pokok-Pokok Strategi Dalam Blue Print Pembangunan
      Nasional Indonesia 2045 .........................................................      3
2.3        Tahapan Pembangunan Menurut Blue Print Pembangunan
      Nasional Indonesia 2045..........................................................      3
2.4        Priorotas Yang Ditetapkan Untuk Menuju Negara
      Kesejahteraan 2045..................................................................      5
2.5        Kapan Bangsa Indonesia Menjadikan Inovasi
Yang Berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Menjadi
Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi ?.............................      5
  
BAB    3          KESIMPULAN ………………………………………………………   6                         
BAB    4         DAFTARPUSTAKA………………....................................................     7


BAB 1
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

    Salah satu persoalan yang menghambat kemajuan bangsa ini adalah  tidak adanya grand design atau blue print perencanaan jangka panjang atas pembangunan yang bersifat strategis dan visioner. Akibatnya, pembangunan nasional berjalan tanpa roh dan panduan yang jelas, serta cenderung pragmatis dan berorientasi jangka pendek.
Kita semua tahu, di Era Reformasi sistem politik ketatanegaraan kita berubah secara mendasar. Salah satunya dihapusnya kewenangan MPR untuk  menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Dengan tidak adanya GBHN ini maka pelaksanaan pembangunan nasional hanya didasarkan pada visi dan misi Presiden terpilih. Ini yang kemudian dijadikan dasar bagi penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dalam suatu undang-undang.
Tentu saja itu semua daya ikat dan kekuatan hukumnya tidak  sama dengan dasar hukum penetapan GBHN. Konsekuensinya, berganti pemimpin berganti pula kebijakannya, sehingga aspek kontinuitas pembangunan terabaikan. Lebih dari itu, pembangunan nasional kehilangan sisi visionernya, bahkan cenderung direduksi sekadar sebagai alat untuk melegitimasi kepentingan politik jangka pendek.
Pembangunan nasional juga seakan hanya menjadi urusan dan tanggung jawab pemerintah dan elite kekuasaan dan dunia bisnis semata. Rakyat dan berbagai potensi masyarakat hanya sebagai objek atau sebagai penonton, jauh dari berpartisipasi apalagi menjadi subjek dan pelaku  pembangunan nasional.
Karena itu tanpa bermaksud mengglorifikasikan masa lalu, dan tidak juga untuk kembali ke sistem pembangunan Orde Baru yang telah kita perbaharui dan koreksi, saat ini kita memerlukan Blue Print Pembangunan Nasional seperti GBHN yang memuat dasar, strategi, tujuan dan pelaksanaan  pembangunan nasional secara menyeluruh, terpadu, sistematis, bertahap, berkesinambungan, serta menjadi pedoman dan panduan bagi seluruh  penyelenggara negara dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.
Merespon hal tersebut, disusun Blue Print Pembangunan Nasional yang diberi nama: “Visi 2045: Negara Kesejahteraan”. Ini adalah visi pembangunan jangka panjang pada tahun 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Indonesia, negeri ini menjadi Negara Kesejahteraan, yang  Bersatu, Maju,  Mandiri, Adil, dan Sejahtera


1.2  Rumusan Masalah

       Dalam penyusunan makalah ini, saya merumuskan beberapa masalah yang berhubungan dengan pembahasan antara lain:
1.      Catur Sukses Pembangunan Nasional
2.      Pokok – pokok Strategi Dalam Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045
3.      Tahapan Pembangunan Menurut Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045
4.      Prioritas  yang Ditetapkan Untuk menuju Negara Kesejahteraan 2045
5.  Kapan Bangsa Indonesia menjadikan inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi ?



BAB II
PEMBAHASAN


2.1  Catur Sukses Pembangunan Nasional

   Secara umum, Visi 2045 menekankan prioritas pembangunan  pada  sektor: Reformasi Birokrasi, Pendidikan, Kesehatan, Industri, Pertanian, Kelautan, Infrastruktur, UMKM dan Koperasi. Keseluruhan prioritas ini dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi melalui Catur Sukses Pembangunan Nasional, yakni :  Pertumbuhan, Pemerataan,  Stabilitas dan  Nasionalisme Baru.
-  Pertumbuhan yang berkualitas bukanlah pertumbuhan yang dihasilkan oleh strategi yang growth oriented dan berbasis paham market fundamentalism karenanya untuk mengejar keuntungan sebesar-besarnya.  
-  Pemerataan adalah perspektif yang diorientasikan untuk mengatasi segala bentuk kesenjangan dengan mengembangkan mekanisme dan strategi yang menjamin pemerataan antarwilayah, antar daerah, antarsektor, antarkota dan desa, maupun antarpusat dan daerah.
-  Stabilitas adalah perspektif pembangunan nasional yang berorientasi pada terciptanya sistem politik nasional yang efektif, demokratis, stabil, berlandaskan hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
-  Nasionalisme baru, dapat diterjemahkan sebagai perspektif pembangunan nasional yang berorientasi pada reinterpretasi dan reaktualisasi nilai-nilai nasionalisme Indonesia. Tujuannya untuk menjawab dinamika tantangan dan perubahan geopolitik, geoekonomi dan geostrategis baik secara nasional maupun internasional.

2.2  Pokok – pokok Strategi Dalam Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045

   Pokok-pokok strategi yang dikembangkan dalam Visi 2045 antara lain: (1) membangun Indonesia dari desa; (2) Penguatan peranan Negara; (3) pertumbuhan ekonomi yang berkualitas; (4) pemerataan pendapatan di antara masyarakat; (5) pemerataan pembangunan antar daerah, antar wilayah; (6) pendidikan dan kesehatan yang berkualitas; (7) penguatan komunitas dalam kerangka program pemberdayaan (8) pembangunan berkelanjutan yang berbasis blue-economy dan green- ecocomy; (9) penegakkan hukum dan HAM (10) pengembangan industri berbasis Iptek dan Inovasi berdaya saing tinggi (11) revitalisasi pertanian pangan dan niaga.

2.3  Tahapan Pembangunan menurut Blue Print Pembangunan Nasional Indonesia 2045

      Pembangunan menurut Visi 2045, ada tahapannya yang dirancang sebagai berikut:
a.      Dasawarsa Pertama, 2015-2025 : Menetapkan Fondasi Menuju Negara Maju.
Skenario Pembangunan Nasional pada Dasawarsa ini untuk membangun fondasi yang kokoh bagi proses transisi Indonesia menjadi Negara Maju dengan uraian sbb:
Pertama, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerataan pembangunan dan pendapatan, serta pengurangan pengangguran dan kemiskinan. Kedua, kebijakan fiskal yang akomodatif. Ketiga, pembangunan infrastruktur yang andal. Pembangunan infrastruktur harus dipercepat untuk memfasiltasi pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pembangunan jalan sangat mendesak untuk memfasilitasi transportasi barang dari tempat produksi ke pasar.Keempat, revitalisasi industri manufaktur dengan target, di antaranya, pengembangan kebijakan yang terfokus dan sistematis dalam meningkatkan industri logam dasar dan industri kimia, pengembangan industri makanan dan minuman secara terintegrasi, menjadikan Indonesia sebagai pusat industri otomotif di Asia Tenggar, revitalisasi dan pengembangan industri kayi, produk kayu dan rotan, serta pertumbuhan industri manufaktur ditargetkan 9-11 persen per tahunKelima, revitalisasi industri pertanian, kehutanan dan perikanan. Keenam, mineral, sumber daya alam, dan energi.Ketujuh, perdagangan yang kompetitif di dalam dan luar negeri. Kedelapan, sektor keuangan yang mendukung sektor riil. Kesembilan, meningkatkan kemampuan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dan inovasi.
b.      Dasawarsa Kedua, 2025-2035: Mempercepat Pembangunan di Segala Bidang Memasuki Negara Maju. Skenario dan target-target yang ingin dicapai pada periode ini, di antaranya: (1) pertumbuhan ekonomi ditargetkan rata-rata 10-11 persen per tahun, (2) pendapatan per kapita pada tahun 2035 ditargetkan sebesar US$21.000-23.000, (3) investasi penelitian dan pengembangan ditingkatkan menjadi 2 persen dari PDB, (4) angka indeks pembangunan manusia (IPM) ditargetkan 0,86, (5) defisit anggaran pemerintah tidak melebihi 2 persen dari PDB, tingkat inflasi 2-3 persen, utang pemerintah terhadap PDB pada kisaran 18 persen, (5) bahan mentah pertanian dan pertambangan telah dapat dikelola dalam negeri. Rata-rata penguasaan lahan garapan pertanian ditargetkan mencapai 3 hektare per kepala keluarga, (6) jaminan sosial yang bertumpu pada sistem kerja sama pemerintah, swasta dan keluarga sudah harus mampu memberikan jaminan yang memadai pada mereka yang tidak bekerja dan masa pensiun pada kondisi usia harapan hidup rata-rata mencapai 78 tahun
c.       Dasawarsa Ketiga, 2035-2045 : “Memantapkan Indonesia sebagai Negara Maju. Pada masa ini, Indonesia sebagai negara maju melalukan konsolidasi untuk mempertahankan statusnya. Skenario dan targetnya, di antaranya: (1) pertumbuhan ekonomi melambat pada tingkat 6-7 persen, (2) target PDB per kapita pada tahun 2045 adalah US$41.000, (3) perekonomian semakin ditopang oleh inovasi dan produktivitas yang tinggi, dengan sumbangan TFP dalam pertumbuhan mencapai 70 persen, (3) investasi untuk penelitian dan pengembangan ditingkatkan menjadi 3 persen dari PDB, (4) angka indeks pembangunan manusia ditargetkan 0,91, (5) kesejahteraan masyarakat menjadi sangat tinggi dengan tingkat ketimpangan pendapatan yang rendah, (6) rata-rata penguasaan lahan garapan mencapai 5 hektare per kepala keluarga, (7) pendaftaran pada pendidikan tinggi telah mencapai 45 persen. Rasio antara mahasiswa sains dan teknik dengan sosial adalah 65 berbanding 35. Jumlah saintis dan ahli teknik memadai bagi perkembangan inovasi yang menjadi andalan bagi perkembangan ekonomi, dan lain-lain.

2.4  Prioritas yang ditetapkan untuk menuju Negara Kesejahteraan 2045

1.      Reformasi birokrasi melalui pengembangan kompetensi teknis, kompentensi etika, dan kompetensi kepemimpinan aparat birokrasi.
2.      Pendidikan dan kesehatan lewat peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.
3.      Di bidang industry yaitu dengan pengembangan industri manufaktur, industri pangan, kesehatan, penerbangan, transportasi, perikanan, pertanian, perkebunan, dan industri strategis lainnya
4.      Dilakukan perbaikan sistem pengolahan, penguasaan teknologi pertanian lewat peningkatan pendidikan dan keterampilan di sektor pertanian.
5.      Dibidang kelautan, dengan maksud mewujudkan ketahanan pangan nasional, mengatasi perubahan iklim, memerangi illegal-fishing, memelihara kelestarian ekosistem dan kesehatan lingkungan serta kelangsungan sumber daya alam hayati, serta meningkatkan sumbangan sektor kelautan terhadap produk domestik bruto.
6.      Pembangunan infrastruktur; pembangunan kreativitas koperasi menuju koperasi yang berdaya, mandiri, dan memiliki core-competence; serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menumbuhkan lembaga keuangan mikro yang berperan membuka akses UMKM dan mengembangkan wirausaha.

2.5  Kapan Bangsa Indonesia menjadikan inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi ?

  Era inovasi berbasis iptek sebagai penggerak utama pertumbuhan akan ditandai dengan kemampuan lembaga penelitian, baik perguruan tinggi, pemerintah, maupun perusahaan sudah dapat menghasilkan produk dan proses yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan ekonomi yang nyata. Karena itu, investasi untuk kegiatan penelitian dan penegmbangan iptek dalam periode2025-2035 ditingkatkan menjadi 2% dari produk domestic bruto. Pada era tersebut, peran Indonesia di dunia internasional menjadi terdepan dalam memecahkan berbagai permasalahan dunia, baik di bidang ekonomi, social, politik, maupun perdamaian.Target perekonomian Indonesia berada pada peringkat ketujuh di dunia menurut ukuran produk domestic bruto. Untuk mencapai itu, deficit APBN akan dijaga agar tidak melebihi 3% dari PDB, inflasi hanya 2-3%, serta rasio utang pemerintah terhadap PDB tidak lebih dari 18%. Pada periode tersebut perlindungan terhadap hak property intelektual juga terus dijaga. Korupsi akan ditekan sehingga di posisi sangat minim. Reformasi birokrasi juga sudah kian dinikmati hasilnya. Kualitas jalan, kereta api, transportasi udara, listrik, telepon juga sudah dapat diandalkan dan bertaraf internasional. Pendidikan tinggi dan pelatihan sudah berkembang dengan prinsip link and mach. Kualitas pendidikan dalam bidang sains bahasa juga telah mencapai tingkatan internasional


BAB III
KESIMPULAN


Dalam melaksanakan politik nasional maka disusunlah strategi nasional. Misalnya strategi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran-sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional maka dari itu kita harus terlebih dahulu mempunyai seorang pemimpin yang mempunyai visi dan misi yang cerdas dalam membangun strategi politik nasional melalui Blue Print pembangunan Nasional Visi Indonesia 2045 dalam tiga tahapan dalam kurun 30 tahun. Tahap 10 tahun pertama (2015-2025), sebagai waktu memperkuat fondasi menuju Negara maju. Tahap 10 tahun kedua (2025-2035) mempercepat pembangunan di segala bidang memasuki Negara maju, serta 10 tahun terakhir (2035-2045) memantapkan Indonesia sebagai Negara maju



BAB IV
DAFTAR PUSTAKA


1.      Majalah Partai Golkar Visi 2045 Untuk Kemajuan Indonesia
3.      Tasrief Tarmizi Kompas.com
4.      Pendidikan Kewarganegaraan,penerbit PT.Gramedia Pustaka Utama




Tidak ada komentar:

Posting Komentar